TEMANGGUNG – Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung sukses menggelar Sidang Terbuka Senat Wisuda Ke-32 pada Selasa (7/7/2026). Prosesi sakral yang meluluskan 122 wisudawan ini menjadi momentum penting bagi kampus dalam menegaskan langkahnya.
Acara dibuka dengan pemberian penghargaan kepada wisudawan terbaik. Penghargaan untuk lulusan terbaik program magister (S2) serta program sarjana (S1) fakultas Syariah Hukum dan Ekonomi Islam yang diserahkan langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Temanggung. Sementara itu, penghargaan untuk lulusan terbaik program Sarjana (S1) fakultas Tarbiyah dan Keguruan diserahkan oleh Ketua Baznas Kabupaten Temanggung, Dr.H. Mansyur Asnawi, M.Si.
Acara dilanjutkan dengan prosesi pemanggilan seluruh wisudawan, Pembacaan Ikrar Setia Alumni INISNU, serta sambutan dan persembahan lagu dari perwakilan wisudawan. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Temanggung (drg. Nadia Muna), Kapolres Temanggung, Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah (Prof. Dr. KH. Musa'adi, M.Ag.) , serta jajaran PCNU dan Baznas Temanggung.
Rektor INISNU Temanggung, Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., dalam sambutannya memaparkan bahwa dari 122 lulusan, sebanyak 32 orang berasal dari program Magister dan 90 orang dari program Sarjana. Ia juga menyampaikan berbagai capaian strategis institusi, mulai dari akreditasi "Unggul" pada prodi S1 PGMI, hingga kiprah internasional dosen dan mahasiswa di Malaysia, Singapura, dan Thailand.
"Mutu perguruan tinggi tidak hanya diukur dari gedung yang megah, melainkan dari kualitas tata kelola, kepuasan mahasiswa, masyarakat, serta kontribusi nyata kepada pemangku kepentingan. Saat ini INISNU sedang mempersiapkan transformasi dari institut menjadi universitas," ujar Hamidulloh. Ia juga berpesan agar para lulusan menjaga akhlak saat memasuki "universitas kehidupan".
Dukungan terhadap transformasi ini dipertegas oleh Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) INISNU, Dr. KH. Nur Mahsun, M.S.I. Ia mengumumkan bahwa INISNU memperoleh dukungan pembiayaan lunak sebesar Rp2,5 miliar untuk pengembangan lahan kampus. Sejak tahun 2020, BPP berfokus pada tiga hal: penguatan ideologi Aswaja An-Nahdliyah, perluasan jaringan kerja sama, serta peningkatan SDM, yang terbukti dari melonjaknya jumlah dosen bergelar doktor dari 2 menjadi 18 orang.
Apresiasi tinggi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Temanggung. Wakil Bupati Temanggung menyatakan bahwa alumni INISNU telah dipercaya terlibat dalam agenda daerah, seperti Sensus Ekonomi 2026 bersama BPS dan Survei Kepuasan Masyarakat bersama Polres Temanggung. Pemkab berkomitmen terus mendukung sektor pendidikan lewat Program Beasiswa Santri dan Beasiswa Tahfidz Baznas.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Kopertais Wilayah X Jawa Tengah, Prof. Dr. KH. Musa'adi, M.Ag., turut memberikan motivasi agar para wisudawan mengamalkan ilmunya demi kemaslahatan agama, masyarakat, dan bangsa.
Acara ditutup dengan pembacaan doa, penampilan lagu dari paduan suara Gita Aswaja INISNU, serta penyerahan penghargaan kepada mitra terbaik kampus, yaitu KSPPS Anugerah, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Wakil Bupati Temanggung. Ketua Senat secara resmi menutup sidang terbuka ini, yang kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh sivitas akademika dan tamu undangan.
0 Komentar