Memupuk Generasi Qur’ani, 247 Santri PAUDQu Berlaga di Panggung Al-Qur’an Jawa Tengah

 TEMANGGUNG – Suasana Auditorium MAN Temanggung tampak berbeda pada Minggu pagi, 26 April 2026. Sebanyak 247 santri Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUDQu) dari berbagai penjuru Jawa Tengah berkumpul dengan antusiasme tinggi. Mereka hadir untuk memeriahkan Panggung Al-Qur’an ke-2 tingkat Provinsi Jawa Tengah, sebuah ajang yang menjadi panggung ekspresi sekaligus wadah pembinaan karakter religius sejak usia dini.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Saiful Mujab. Mengusung tema besar "Menabur Cinta Al-Qur’an, Menuai Generasi Penuh Harapan", kompetisi yang diinisiasi oleh Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Pendidikan PAUD Al-Qur’an (DPW IPPAQI) Jawa Tengah ini mempertandingkan sembilan cabang lomba.yang mengasah kecerdasan, kreativitas, dan keberanian. Mulai dari Hafalan Surah Pendek, Hadits, Doa Harian, Praktik Sholat, Adzan, Dai Cilik (DaiQu), Mewarnai, Menari Islami, hingga Mars IPPAQI.

Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Jateng, Saiful Mujab, menekankan bahwa kegiatan ini memiliki urgensi yang jauh melampaui sekadar kompetisi. Menurutnya, menanamkan nilai Al-Qur’an kepada generasi muda adalah upaya strategis dalam menjaga kedaulatan moral bangsa.

"Saya menitipkan pesan bahwa pengajaran Al-Qur’an untuk generasi ini sangat luar biasa. Kita sedang berupaya menyelamatkan bangsa dan negara. Semakin banyak orang yang mempelajari Al-Qur’an, meski dengan jerih payah, saya yakin hal itu akan mendatangkan keberkahan dan kebanggaan tersendiri," tegas Saiful Mujab. 

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada IPPAQI Jawa Tengah atas konsistensi dan keikhlasan mereka dalam membina pendidikan Al-Qur’an bagi anak usia dini.

Apresiasi senada datang dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung, H. Fatchur Rochman. Selaku tuan rumah, ia berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Temanggung, khususnya bagi lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang menjadi lokasi acara.

Sementara itu, Kasubdit Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur'an (MDTPQ) Kemenag RI, H. M. Aziz Syafiuddin, membawa kabar segar dari pusat. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mematangkan regulasi untuk memperkuat Pendidikan Al-Qur’an di Indonesia. Salah satu langkah strategis yang direncanakan adalah pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren.

"Ajang seperti ini sangat hebat karena tidak hanya melatih kemampuan kognitif seperti membaca dan menghafal, tetapi juga mengasah sportivitas serta mental kompetisi yang sehat sejak belia," ujar Aziz.

Ketua DPW IPPAQI Jawa Tengah, Ning Indah Wahyuningsih, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan ikhtiar serius untuk mencetak generasi unggul yang berkarakter. Pihaknya optimistis bahwa para juara dari Jawa Tengah akan mampu berbicara banyak di level yang lebih tinggi.

"Besar harapan kami, perwakilan Jawa Tengah siap berlaga di Panggung Al-Qur’an tingkat nasional yang insyaallah akan dilaksanakan bulan depan di Majalengka," pungkasnya.

Perhelatan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan tokoh agama ini diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia sebagai pilar peradaban bangsa di masa depan.

Posting Komentar

0 Komentar